Apakah
yang dimaksud dengan Teori Penggunaan dan Kepuasan (Uses and Gratifications) ?
Teori Penggunaan
dan Kepuasan (Uses and Gratifications) adalah sebuah teori yang paling
populer di komunikasi massa. Teori mengajukan bahwa perbedaan individu
menyebabkan audiensi mencari, menggunakan dan memberikan tanggapan terhadap isi
media secara berbeda-beda yang disebabkan berbagai faktor sosial dan psikologi
yang berbeda di antara individu audiensi. Teori penggunaan dan kepuasan
memfokuskan perhatian pada audiensi sebagai konsumen media massa dan bukan pada
pesan yang disampaikan.
Teori penggunaan dan kepuasan menjelaskan mengenai kapan
dan bagaimana audiensi sebagaimana konsumen media menjadi lebih aktif atau kurang
aktif dalam menggunakan media dan akibat atau konseskuensi dari penggunaan
media itu. Dalam perspektif teori penggunaan dan kepuasan audiensi dipandang
sebagai partisipan yang aktif dalaam proses komunikasi, namun tingkat keaktifan
setiap individu tidaklah sama. Penggunaan media didorong oleh adanya kebutuhan
dan tujuan yang ditentukan oleh audiensi sendiri.
Asumsi
Teori
Dalam hal ini
terdapat sejumlah asumsi dasar yang menjadi inti gagasan teori penggunaan dan
kepuasan sebagaimana dikemukakan oleh Katz, Blumer dan Gurevitch (1974) yang
mengembangkan teori ini. Mereka menyatakan ada 5 asumsi dasar teori penggunaan
dan kepuasan yaitu:
a.
Audiensi aktif
dan berorientasi pada tujuan ketika menggunakan media, yaitu teori
penggunaan dan kepuasaan audiensi dipandang sebagai partisipan yang aktif dalam
proses komunikasi, namun tingkat keaktifan individu tidak sama.
b.
Inisiatif untuk
mendapatkan kepuasan media ditentukan audiensi, yaitu kebutuhan terhadap
kepuasan yang dihubungkan dengan pilihan media tertentu yang ditentukan oleh
audiensi sendiri.
c.
Media bersaing
dengan sumber kepuasan lain, yaitu media dab audiensi tidak berada dalam
ruang hampa yang tidak menerima pengaruh apa-apa.
d.
Audiensi sadar
sepenuhnya terhadap ketertarikan, motif dan penggunaan media, yaitu kesadaran
diri yang cukup adanya ketertarikan dan motif yang muncul dalam diri yang
dilanjutkan dengan penggunaan media yang memungkinkan peneliti mendapat gambaran
mengenai penggunaan media.
e.
Penilaian isi
media ditentukan oleh audiensi, yaitu isi media hanya dapat bisa dinilai
oleh audiensi sendiri.
Sumber :
Morissan, Teori Komunikasi individu hingga massa, Kencana
Prenadamedia Group
Tidak ada komentar:
Posting Komentar